Polemik Kata "Anjay", Secara Sosial Budaya Tidak Selalu Berarti Umpatan
Kata " anjay" yang biasa diucapkan dalam pergaulan anak muda belakangan menjadi polemik dan viral di masyarakat. Bahkan, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengeluarkan seruan penghentian penggunaan kata "anjay" secara resmi pada Sabtu (29/8/2020) lalu. Pasalnya, kata tersebut dinilai bermakna merendahkan martabat seseorang dan termasuk dalam kekerasan verbal serta dapat dipidanakan. Polemik ini turut membuat pengamat sosial budaya dari Universitas Indonesia, Dr Endang Mariani M.PSi angkat bicara. Menurutnya, polemik tentang pelarangan penggunaan kata anjay bukan merupakan sebuah bahasan yang produktif untuk saat ini. "Jujur, awalnya, jauh sebelum polemik kata ini muncul, saya terkaget-kaget mendengar anak-anak sekarang dengan mudah menyebut kata "anjing", "anjir", "nyet" dan lain sebagainya," kata Endang kepada Kompas.com , Selasa (1/9/2020). Sebab, menurut persepsinya, kata-kata tersebut bermakna umpat...