Postingan

Menampilkan postingan dengan label walisongo

Atlas Wali Songo : Fakta Sejarah Para Wali Penyebar Islam di Nusantara.

Gambar
Usai menamatkan buku Ensiklopedia Islam, hati Agus Sunyoto tiba-tiba tersentak. Dalam buku yang diterbitkan oleh Ikhtiar Baru Van Houve tersebut, ia sama sekali tak menemukan satu pun kata yang menyebut Wali Songo. Ingatannya kemudian melayang kepada sebuah buku lain berjudul Walisanga Tak Pernah Ada? karya Sjamsudduha, yang pernah dibacanya beberapa waktu sebelumnya. “Saya pikir adalah ahistoris, kalau ndak mau saya bilang naif, saat kita membahas perkembangan Islam di Indonesia, sama sekali tidak menyebut nama Wali Songo”, ujar sejarawan kelahiran Surabaya, 57 tahun yang lalu itu. Istilah wali songo memang kadung dimengerti oleh sebagian besar masyarakat Islam Indonesia hanya sebagai mitologi. Itu setidaknya tercermin dari cerita-cerita yang berserakan di kalangan masyarakat yang hanya mengidentikan Wali Songo dengan soal-soal karomah, keajaiban dan realita supranatural yang kadang tidak terjangkau otak manusia modern. Yang terjadi adalah sejarah Wali Songo jika tidak dipuja-puja ber...

Syaikh Bentong : Datang Dari Cina dan 'Mengislamkan' Jawa.

Gambar
Syekh Bentong adalah kakek Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak. Tan Go Wat berlayar meninggalkan Cina pada 1416 M bersama armada angkatan laut pimpinan Laksamana Cheng Ho menuju Kepulauan Nusantara. Selain bertujuan untuk merajut kerjasama perdagangan dengan kerajaan-kerajaan lokal di sana, rombongan utusan Dinasti Ming ini juga berniat menyebarkan ajaran Islam. Memang itulah yang kemudian dilakukan Tan Go Wat di Jawa. Nantinya, ia menjadi sosok ulama sekaligus pendakwah Islam yang ternama dan amat dihormati, dikenal dengan nama Syekh Bantiong, Syekh Bentong, atau Kyai Bah Tong. Ia juga merupakan salah satu perintis terbentuknya majelis mulia di Kesultanan Demak, Walisongo. Tan Go Wat adalah putra Syekh Quro, ulama besar dari Indo-Cina, antara Campa (Vietnam) atau Siam (Thailand). Syekh Quro diyakini masih keturunan Nabi Muhammad dari garis Siti Fatimah dan Ali bin Abi Thalib (Dadan Wildan, Sunan Gunung Jati antara Fiksi dan Fakta: Pembumian Islam dengan Pendekatan Struktural dan Kul...