Kidung Rumekso Ing Wengi, Kidung Tolak Bala Sunan Kalijaga.
ORANG Jawa punya kebiasaan ngidung atau nembang . Baik ngidung maupun nembang , keduanya sama-sama menjadi klangenan masyarakat Jawa dalam merefleksi hidup. Seringkali kebiasaan itu berjalan beriringan dengan kegemaran mendengarkan lantunan gamelan Jawa, atau yang biasa disebut klenengan . Pada sore hari selepas bekerja, masyarakat Jawa di pedesaan kerap menyenandungkan tembang-tembang Macapat. Ada sebuah ketenangan batin yang dirasakan setiap kali bait demi bait dinyanyikan. Demikian pula dengan sebuah tembang atau kekidungan, yang diberi judul Kidung Rumekso Ing Wengi. Kidung ini juga dikenal dengan nama “MANTRA WEDHA”. Berdasarkan cerita tutur, kidung ini diciptakan oleh Sunan Kalijaga, salah satu Walisongo yang menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa. Kidung ini biasa dinyanyikan pada malam hari, atau selepas shalat malam. Sebagaimana maknanya, Kidung Rumekso Ing Wengi bertujuan menyingkirk...